Siantar bnfnews. Com, Aliansi Badan Eksikutif Mahasiswa (BEM) se Kota Siantar kembali berunjukrasa ke kantor DPRD Siantar menolak UU TNI. Bahkan, aksi yang diwarnai dengan pembakaran ban itu nyaris kisruh, Kamis (27/3/2025) mulai pukul 13.10 Wib sampai pukul 15.38 Wib.
Awalnya massa aksi berorasi di depan pintu gerbang kantor DPRD Siantar yang ditutup dan dijaga puluhan aparat kepolisian Polres Siantar dengan menggunakan pagar betis.
Sementara, massa BEM fakultas Usi, berorasi secara bergantian. Minta agar DPRD Siantar datang menemui pengunjukrasa.
Informasi dari masyarakat yang di Terima Redaksi anisman mengatakan berikan apresiasi kepada kapolres siantar tetap humanis mengawal adik-adik mahasiswa tentang penolakan UU TNI di kantor DPRD Kota siantar selama dua hari.
namun sangat di sayangkan masa aksi unjukrasa tidak sopan santun menyampaikan aksi seperti intelektual dengan ilmu pendidikan menyampaikan aspirasi di depan umum.
Salut dengan kapolres siantar selalu sabar dan tetap tenang menghadapi masa aksi unjukrasa selama dua hari di kantor DPRD padahal kapolres siantar baru menjabat di kota siantar, sudah ada aksi tersebut.
Besar harapan kepada kapolri, kapolda sumut tetap mempertahankan jabatan kapolres yang saat ini masih di pimpin oleh Seorang Polwan dan ramah kepada masyarakat di Kota Siantar. (Tim/red)
0 Komentar